Momen Idul Fitri memang sangatlah pas untuk berkumpulnya keluarga-keluarga perantauan, saling melepas rindu , saling bermaaf-maafan , mengadakan acara-acara keluarga , bahkan kalau di Yogyakarta ada istilah Halal bi Halal dengan mengumpulkan garis keturunan yang diistilahkan dengan kata "TRAH"dalam acara tersebut biasanya ada ketuanya, dan pelaksanaanya ada susunan acara jadi seperti pertemuan resmi, ada pemvawa acara atau MC,sambutan ketua, kemudian diisi tauziah atau ceramah agama, ikrar syawalan dalam ini adalah mengikrarkan permohonan maaf setiap anggota yang berkumpul dengan dipandu, kemudian ada acara salam-salaman , namun tidak terlewatkan adalah makan-makan.
SILAHKAN BUKA DAN TONTON INI : VIDEO CONTOH TRAH HALAL BI HALAL
Mengenai makanan kalau zaman dulu yang akhir-akhir ini sudah mulai luntur yaitu penyajian makan pokok berupa KETUPAT atau kalau orang jawa menyebutnya KUPAT, ini beras yang ditanak dengan balutan daun kelapa muda,dan ternyata Kupat itu ada maknanya, demikian juga dengan LEBARAN serta LEBURAN, sebenarnya ke tiga ustilah tersebut saling berkaitan, demikian penjelasanya ;
KUPAT , ternyata sebuah singkatan kata KULO LEPAT, artinya Kulo = aku, Lepat = Salah ,jadi ini merupakan bentuk simbul pengakuan kesalahan.
LEBARAN
Lebar artinya Selesai , jadi LEBARAN sebuah istilah yang menyatakan telah selesainya menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh ada 30 hari atau kadang 29 hari.
LEBURAN
Berasal dari kata lebur atau musnah, nah makanya dengan bersilaturahim saling berjabat tangan ,maaf memaafkan maka diharapkan leburlah semua dosa antar individu, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, jadi manusia kembali bersih dari dosa, saling ikrar untuk memaafkan dan dimaafkan semua kesalahan.
SILAHKAN BUKA DAN TONTON :
Nah apakah budaya tersebut masih berjalan ? ternyata dengan adanya teknologi internet hal-hal di atas sudah mulai terkikis, terutama budaya saling berkunjung antar tetangga, kerabat, kalau dahulu budata silaturahim sangat kental, namun dengan adanya MEDSOS, pengucapan ikrar kesalahan dan permohonan maaf diwakilkan melalui Wathsapp, Email dan media online lainya dengan bumbu kata2 yang puitis dengan dilatar belakangi gambar-gambar yang menarik, sehingga orang tidak harus bertatap muka langsung, kalau zaman Rosululloh setelah solat Idul Fitri ,setiap sohabat saling berjabat tangan sambil mengucapkan TAQOBALALLOHU MINNA WA MINKA ini kalau individu laki-laki , kalau terhadap wanita yang bukan Makrom tidak bersalaman tapi mengucapkan TAQOBALALLOHU MINNA WA MINKI, sedangkan untuk kumpulan orang banyak mengucapkan TAQOBALALLIHU MINNA WA MINKUM.
Hikmah dari peristiwa Idul Fitri bagi yang bisa menyelami maka akan terpupuknya perdamaian, ketentraman dalam hubungan antar manusia sehingga bisa menjadikan masyarakat tenang dalam menjalani kehidupan.
#idul fitri
#Lebaran
#Halal bi halal
#arisan
#perayaan hari besar islam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Buka terus info, ambil artikel bermanfaat,sebarkan ke semua orang,
Untuk mencari artikel yang lain, masuk ke versi web di bawah artikel, ketik judul yang dicari pada kolom "Cari Blog di sini " lalu enter