September 30, 2026

Hasil ASEAN Cup 2026: Thailand Hancurkan Vietnam 2-0, Melaju ke Final!

ASEAN Cup 2026, Thailand vs Vietnam 2-0, Hasil ASEAN Cup, Thailand lolos final

Hasil Akhir Thailand vs Vietnam 2-0: Gajah Perang Pastikan Tiket Final ASEAN Cup 2026


Thailand resmi menjadi tim pertama yang melaju ke partai Final ASEAN Cup 2026. Kepastian ini didapat setelah skuad Gajah Perang menghempaskan rival beratnya, Vietnam dengan skor meyakinkan 2-0 dalam lanjutan Grup B Divisi 1.

Dengan kemenangan ini, Thailand mengumpulkan 6 poin sempurna dan tidak mungkin terkejar oleh tim lain. Kini Thailand tinggal menunggu lawan di final yang akan ditentukan dari Grup A antara Malaysia, Indonesia, dan Singapura pada Kamis, 1 Oktober 2026 malam.

Jalannya Pertandingan: Jual Beli Serangan Ketat

Laga Thailand vs Vietnam berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim bermain terbuka dan terjadi jual beli serangan yang memanjakan penonton.

Thailand datang dengan modal percaya diri tinggi usai di laga sebelumnya membantai Pakistan 4-0. Sementara Vietnam hanya menang tipis 1-0 atas Filipina dengan susah payah.

Babak Pertama: Gol Cepat Sarach Yooyen
Kepercayaan diri Thailand langsung berbuah hasil. Pada menit ke-10, gelandang berpengalaman Sarach Yooyen berhasil membobol gawang Vietnam. Gol cepat ini membuat Vietnam tersentak dan langsung merespon dengan menekan.

Namun kokohnya benteng pertahanan Thailand dan pressing ketat yang diterapkan membuat Vietnam sangat kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak Kedua: Vietnam Apes, Thailand Kunci Kemenangan di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, Vietnam yang tertinggal mencoba melakukan gempuran bertubi-tubi ke jantung pertahanan Thailand. Sayangnya, semua serangan selalu kandas akibat disiplinnya pemain belakang Thailand.

Justru karena terlalu asyik menyerang, Vietnam lengah di lini belakang. Petaka datang di menit 90+3  Chaiyaphon Otton yang lolos dari jebakan offside mendapat umpan terobosan matang. Bek Vietnam tak mampu mengejar karena kalah langkah, kiper Vietnam pun tak berkutik. Tendangan keras Otton tak terbendung, gol! 2-0 untuk Thailand.

Kejutan di Laga Lain: Pakistan Tahan Imbang Filipina 2-2

Hasil lain yang tak kalah mengejutkan terjadi di laga Grup B lainnya. Pakistan yang berperingkat FIFA 198 secara mengejutkan mampu membuat repot Filipina yang peringkatnya jauh di atas, 135.

Padahal di babak pertama Filipina sudah unggul 2-0. Namun di babak kedua, Filipina gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas ditahan imbang 2-2 oleh Pakistan. Hasil ini yang membuat poin Thailand (6 poin) tidak mungkin dikejar lagi.

Klasemen Sementara Grup B ASEAN Cup 2026
1. Thailand - 6 Poin (2 Main, 2 Menang) - LOLOS FINAL
2. Filipina - 1 Poin
3. Vietnam - 3 Poin
4. Pakistan - 1 Poin

Dengan hasil ini, Thailand menjadi favorit kuat juara ASEAN Cup 2026. Siapakah yang akan menjadi lawan mereka di final? Apakah Timnas Indonesia mampu lolos dari Grup A? Kita tunggu hasil Kamis malam!

-
🔥 Ingun Belanja untuk kebutuhan anda ? 🔥
Kebutuhan keluarga ,kasur,Fashion Muslimah Terbaik ada disini
Kunjungi Toko Sunarta Berikhtiar

Dukung Kami 🙏

Kami berbagi informasi, pengetahuan dan pengalaman. Jika artikel ini bermanfaat, silakan dukung kami dengan donasi seikhlasnya ke:

BCA: 0152782819
a.n Sunarta

#Pompa 

# vakum

#alat lab


September 29, 2026

Mengenal Pompa Vakum Laboratorium: Fungsi, Spesifikasi dan Cara Kerjanya


pompa vakum laboratorium, pompa vacuum filtrasi, fungsi pompa vakum

Apa Itu Pompa Vakum Laboratorium?
Pompa vakum laboratorium atau sering juga ditulis pompa vacum<adalah alat vital di laboratorium yang berfungsi untuk membantu proses filtrasi vakum.
.Jika Anda pernah melakukan penyaringan untuk memisahkan partikel padat dari cairan, Anda pasti tahu proses ini bisa sangat lambat.
Di sinilah peran pompa vakum menjadi sangat penting. Alat ini bekerja dengan prinsip penyedotan udara untuk menciptakan ruang hampa, sehingga proses pemisahan menjadi jauh lebih cepat dan efisien.
TONON VIDEO INI

🎥 7 Syarat Lab Kimia Lolos Akreditasi

Sumber: Channel Youtube Sunarta - Tonton sampai habis biar lab kakek lolos akreditasi

Mengapa Harus Menggunakan Pompa Vakum untuk Filtrasi?
Filtrasi secara gravitasi biasa akan sangat tidak efektif jika cairan yang disaring memiliki kekentalan tinggi atau partikel yang sangat halus. Campuran yang pekat dan kental memerlukan waktu yang sangat lama.
Dengan bantuan pompa vakum filtrasi, proses penyedotan akan menarik cairan melewati kertas saring dengan kuat. Hasilnya:
Proses filtrasi 5x lebih cepat
Hasil saringan lebih bersih dan maksimal
Menghemat waktu kerja di laboratorium
Cocok untuk sampel kental, minyak, dan larutan pekat
Spesifikasi Wajib Pompa Vakum Laboratorium yang Berkualitas
Tidak semua pompa vakum sama. Untuk kebutuhan laboratorium, pastikan pompa vakum Anda memiliki spesifikasi berikut:
1. Sistem Daya Listrik dengan Tombol Power
Pompa harus bekerja dengan daya listrik yang stabil dan dilengkapi tombol power ON/OFF yang aman.
2. Inlet dan Outlet Udara
Prinsip vakum adalah melakukan penyedotan. Maka harus ada lubang inlet untuk udara masuk dan tempat pembuangan udara hasil penyedotan.
3. Vacuum Gauge (Pengukur Kevakuman)
Ini komponen paling penting. Bentuknya seperti jam, berfungsi untuk menunjukkan tingkat tekanan vakum. Dari sini kita tahu apakah daya hisap sudah optimal.
4. Filter Cartridge
Udara yang tervakum harus dilewatkan filter cartridge untuk menangkap kandungan air dan uap. Ini untuk melindungi mesin pompa agar tidak cepat rusak.
5. Penampung Air dan Kran Regulator
Air yang tertangkap dari filter akan dikumpulkan di penampung. Jika sudah penuh, air harus dibuang dengan cara membuka kran regulator.

Jenis-Jenis Pompa Vakum yang Ada di Pasaran
Di pasaran, ada berbagai macam pompa vakum laboratorium berdasarkan merek, kapasitas, dan teknologi:

Pompa Vakum Diaphragm (Oil-Free):
 Paling populer untuk lab karena bebas oli, perawatan mudah, dan tidak berisik.
Pompa Vakum Rotary Vane:
 Daya hisap sangat kuat, cocok untuk kebutuhan vakum tinggi.
Pompa Vakum Water Jet:
Menggunakan aliran air, ekonomis untuk filtrasi sederhana.
Pemilihan jenis tergantung pada kebutuhan filtrasi, kapasitas lab, dan anggaran Anda.

Tips Memilih Pompa Vakum Laboratorium:
Sebelum membeli, perhatikan 3 hal ini:
Kapasitas Hisap (L/min): Sesuaikan dengan volume filtrasi harian.
Tingkat Kevakuman Akhir: 
Semakin rendah nilainya (misal 20 mbar), semakin kuat daya hisapnya.
Garansi dan Suku Cadang:
 Pilih toko yang menyediakan garansi dan filter cartridge pengganti.

Kesimpulan:
Pompa vakum adalah investasi penting untuk efisiensi kerja laboratorium. Dengan memahami fungsi dan spesifikasinya, Anda tidak akan salah pilih alat. Proses filtrasi yang tadinya memakan waktu berjam-jam kini bisa selesai dalam hitungan menit.
Butuh Pompa Vakum Laboratorium Original dan Bergaransi?

🔥 Ingun Belanja untuk kebutuhan anda ? 🔥
Kebutuhan keluarga ,kasur,Fashion Muslimah Terbaik ada disini
Kunjungi Toko Sunarta Berikhtiar

Dukung Kami 🙏

Kami berbagi informasi, pengetahuan dan pengalaman. Jika artikel ini bermanfaat, silakan dukung kami dengan donasi seikhlasnya ke:

BCA: 0152782819
a.n Sunarta

#Pompa 

# vakum

#alat lab


September 28, 2026

Hasil Timnas Jangan Mimpi Melaju Piala Dunia, Kalau Main Lawan Malaysia Saja Kedodoran


Hasil Timnas Jangan Mimpi Melaju Piala Dunia, Kalau Main Dengan Malaysia Saja Kedodoran


Kecewa. !!!! Itu kata yang paling tepat untuk menggambarkan hasil Timnas Indonesia vs Malaysia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Pecinta Garuda di seluruh Indonesia kembali merindukan sosok Shin Tae Yong. Bagaimana tidak? Timnas yang sekarang dihuni full pemain naturalisasi mewah, ibarat kereta Luxury, tapi jalannya masih sekelas kereta ekonomi, tersendat-sendat.

Bermain imbang melawan Malaysia jelas bukan hasil yang menggembirakan, bahkan sangat mengecewakan.

Strategi John Herdman Dipertanyakan

Sejak menit awal, Timnas Garuda justru selalu dalam tekanan. Aliran bola tidak jelas, pressing kendor, dan finishing tumpul. Di era Shin Tae Yong, kombinasi pemain naturalisasi dan lokal mampu bersaing di level Asia. Lah ini baru level Asia Tenggara saja sudah terseok-seok.

Publik pun bertanya-tanya, kemana taktik yang dijanjikan pelatih baru John Herdman? Materi pemain mahal tapi tidak ada chemistry.

Klasemen & Hitung-hitungan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 yang Rumit

Hasil imbang ini membuat situasi Timnas Indonesia menjadi sulit.

Saat ini Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 4 poin, namun Indonesia kalah selisih gol. Posisi ini sangat tidak aman menjelang laga terakhir.

Skenario agar Indonesia lolos ke final:

1.  Skenario Aman: Indonesia WAJIB menang melawan Bangladesh di laga terakhir, dan berharap Malaysia ditahan imbang atau kalah oleh Singapura.

2.  Skenario Selisih Gol:Indonesia menang minimal 4-0 atas Bangladesh, sementara Malaysia hanya menang tipis 1-0 atas Singapura. Maka Indonesia unggul selisih gol.

3.  Skenario Ngeri:Jika Indonesia hanya imbang melawan Bangladesh dan di laga lain Singapura vs Malaysia juga imbang, maka Malaysia yang lolos ke final karena unggul selisih gol.

Jadi, syarat mutlak Garuda adalah "MENANG" lawan Bangladesh. Tidak ada tawar-menawar.

Jangan Anggap Remeh Bangladesh!

Indonesia tetap harus mewaspadai Bangladesh. Jangan menganggap remeh. Buktinya, Singapura yang diunggulkan saja hanya menang susah payah 1-0 atas Bangladesh.

Bahkan ada skenario paling pahit: Jika Singapura mampu mengalahkan Malaysia, dan Bangladesh mampu menahan imbang Indonesia, justru Singapura yang akan melaju ke final dengan 6 poin!

Kesimpulan: Akankah John Herdman Mampu Bawa Juara?

Dengan performa seperti melawan Malaysia kemarin, jangan mimpi bicara Piala Dunia. Lolos dari ASEAN saja kita kedodoran.

Akankah John Herdman mampu membawa Timnas meraih juara FIFA ASEAN Cup 2026? Atau kita harus kembali mengakui bahwa racikan Shin Tae Yong masih yang terbaik untuk Garuda?

Bagaimana menurut Anda? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!

Jadwal Selanjutnya: Timnas Indonesia vs Bangladesh - Penentuan Nasib Garuda Menuju Final!

-
🔥 Dukung Timnas Sambil Belanja? 🔥
Jersey Timnas & Fashion Muslimah Terbaik ada disini
Kunjungi Toko Sunarta Berikhtiar

Dukung Kami 🙏

Kami berbagi informasi, pengetahuan dan pengalaman. Jika artikel ini bermanfaat, silakan dukung kami dengan donasi seikhlasnya ke:

BCA: 0152782819
a.n Sunarta

September 27, 2026

Indonesia vs Malaysia, Pertarungan Hidup Mati Sarat Gengsi di FIFA ASEAN Cup 2026

Siap kek, ini artikelnya sudah saya sempurnakan, SEO dan enak dibaca >300 kata. Tinggal copy-paste ke blog.

Malam ini, Senin 28 September 2026, Stadion akan membara. Timnas Indonesia akan melakoni laga kedua yang sangat krusial di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi rival abadi, Malaysia.

Laga yang akan disiarkan langsung oleh stasiun swasta Indosiar dan SCTV mulai pukul 19.30 WIB ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tapi pertarungan harga diri dua negara serumpun.

Modal Sama Kuat

Kedua tim datang dengan modal sempurna. Pada laga perdana, Malaysia tampil perkasa dengan menekuk Timnas Pakistan dengan skor telak 3-0. Kemenangan itu membawa Harimau Malaya mengumpulkan 3 poin.

Di sisi lain, Timnas Indonesia juga tidak kalah garang. Skuad Garuda berhasil mengamankan 3 poin setelah mengalahkan Singapura. Artinya, Indonesia dan Malaysia kini sama-sama mengantongi nilai 3 di Grup A. Malaysia untuk sementara memimpin klasemen karena unggul selisih gol atas Indonesia.

Kondisi ini membuat laga malam ini menjadi penentu. Pemenang akan membuka lebar peluang menuju partai puncak dan merebut gelar juara. Tidak ada kata imbang yang aman bagi kedua tim.

Rivalitas Abadi dan Tekanan untuk John Herdman

Pertemuan Indonesia vs Malaysia selalu sarat dengan gengsi dan emosi. Rivalitas klasik ini selalu menyedot perhatian jutaan penggemar sepak bola di kedua negara. Bukan hanya soal teknik, tapi soal mental dan kebanggaan nasional. Laga ini akan selalu dinanti dan penuh drama.

Jika pada laga melawan Singapura lalu stadion masih terlihat banyak kursi kosong, diprediksi malam ini stadion akan dipadati lautan merah-putih. Suporter haus akan kemenangan atas Malaysia.

Tekanan besar kini ada di pundak pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Ia harus bisa meracik strategi terbaik untuk memenangkan pertandingan. Masyarakat masih ingat kegagalan total di Piala AFF beberapa bulan lalu. Jika sampai bermain imbang apalagi kalah malam ini, bukan tidak mungkin akan menggema teriakan "OUT" dari tribun suporter yang kecewa.

Peta Persaingan Grup

Untuk sementara Malaysia berada di puncak klasemen Grup A, ditempel ketat oleh Indonesia di posisi kedua.

Sementara di Grup B, persaingan juga memanas. Thailand untuk sementara memimpin klasemen dengan nilai 3 setelah menghajar Pakistan dengan skor telak 4-0. Runner-up ditempati Vietnam yang menang tipis 1-0 atas Filipina.

Akankah Garuda mampu menerkam Harimau Malaya malam ini dan merebut puncak klasemen? Kita nantikan bersama. Jangan lewatkan, Indonesia vs Malaysia, malam ini!

September 26, 2026

Siapakah penemu AI ? bidang apa saja yang menggunakan AI ? baca di sini


1. Siapa penemu AI pertama kali dan tahun berapa?

AI bukan ditemukan 1 orang saja, tapi ada 2 tonggak:

- Pencetus gagasan: Alan Turing (1950). Matematikawan Inggris ini dalam makalah _Computing Machinery and Intelligence_ bertanya "Bisakah mesin berpikir?" dan membuat _Turing Test_ sebagai ujian kecerdasan mesin.
- Bapak AI dan pemberi nama: John McCarthy (1956). Istilah "Artificial Intelligence" pertama kali dia ciptakan saat Konferensi Dartmouth College musim panas 1956. Disitulah AI lahir sebagai bidang ilmu resmi. Dia bersama Marvin Minsky, Claude Shannon, Nathaniel Rochester yang dianggap pendiri.

Sebelumnya di 1943, Warren McCulloch dan Walter Pitts sudah buat model neuron buatan yang jadi dasar jaringan syaraf. 3525

2. AI sudah diaplikasikan ke bidang apa saja?

Sekarang hampir semua:

- Kesehatan: diagnosis penyakit, baca rontgen, penemuan obat
- Pendidikan: tutor pintar, personalisasi belajar
- Bisnis & Keuangan: deteksi fraud, rekomendasi produk, chatbot bank
- Transportasi: mobil otonom, navigasi Google Maps
- Komunikasi: filter spam email, penerjemah, asisten virtual (Siri, Google Assistant)
- Kreatif: bikin gambar, video, musik, tulisan seperti yang kakek pakai ini
- Pertanian & Industri: drone penyemprot, robot pabrik, prediksi panen
BUKA DAN BACA ARTIKEL INI : Apa itu AI

3. Siapa saja pengembang AI saat ini?

Peta besarnya:

- Amerika: OpenAI (ChatGPT), Google DeepMind (Gemini), Meta AI (Llama - yang kakek pakai sekarang), Anthropic (Claude), Microsoft, Apple, Tesla
- China: Baidu, Alibaba, Tencent, ByteDance
- Eropa & lainnya: Mistral (Prancis)

4. Secara kompetitif mana yang lebih unggul?

Tidak ada satu yang menang mutlak, tergantung bidangnya:

- Model bahasa & reasoning: OpenAI GPT-5 dan Google Gemini 2.5 bersaing ketat di puncak
- Open Source: Meta Llama paling unggul, dipakai hampir semua perusahaan untuk bikin AI sendiri
- Video & Gambar: Google Veo dan OpenAI Sora paling unggul
- Integrasi ke produk: Microsoft (Copilot di Windows/Office) dan Google (di Search, Android) paling luas

Jadi kalau untuk riset, OpenAI dan Google masih memimpin. Kalau untuk model yang bisa dipakai gratis oleh UMKM seperti toko kakek, Meta Llama paling unggul.

5. Apakah Google Search zaman dulu sudah pakai cara berfikir AI?

Belum. Google awal tahun 1998 pakai PageRank  yaitu rumus matematika menghitung jumlah dan kualitas link ke sebuah website. Bukan AI yang berpikir.

Baru mulai 2015 Google pakai AI beneran:
- RankBrain (2015):  untuk memahami maksud kata kunci yang tidak pernah dicari sebelumnya
- BERT (2019): memahami konteks kalimat
- Sekarang: Gemini di dalam Search

Jadi dulu Google itu pintar karena rumus statistik, sekarang pintar karena AI.

6. Apakah video animasi dulu (Toy Story, kartun 90-an) itu sudah berbasis AI?

Bukan kek. Itu namanya CGI (Computer Generated Imagery) dan animasi 3D manual.
Animator menggambar kerangka, menggerakkan satu per satu frame pakai software seperti Maya, 3DS Max. Komputer hanya sebagai alat gambar, tidak berpikir sendiri.

Kalau AI animasi baru ramai tahun 2023-2024, di mana cukup ketik "buatkan kucing menari" langsung jadi video. Itu baru AI generatif.

Singkatnya: Dulu komputer disuruh, sekarang komputer diajarin berpikir sendiri.

Berikut tabel perbandingan zaman CGI vs zaman AI untuk posting edukasi 
Perbandingan ZAMAN DULU - CGI Manual (1990-2020) ZAMAN SEKARANG - AI Generatif (2023-Sekarang)
Cara Kerja Manusia gambar frame demi frame pakai tangan & mouse Cukup ketik perintah (prompt), AI yang buatkan
Contoh Toy Story, Upin Ipin, Naruto Video AI di TikTok, Reels, iklan otomatis
Waktu 1 menit video = berminggu-minggu kerja 1 menit video = 2-5 menit jadi
Biaya Mahal, butuh tim puluhan orang Murah, cukup 1 HP / laptop
Kelebihan Hasil presisi, bisa diatur 100% Cepat, kreatif, siapa saja bisa
Kekurangan Lama dan butuh skill tinggi Kadang gerakannya masih aneh
Kesimpulan: Jadi jelas, video animasi jaman dulu itu BUKAN AI, tapi kerja keras animator. Komputer hanya jadi kuas. Kalau sekarang komputernya yang jadi pelukisnya.
🔥 Ingun Belanja untuk kebutuhan anda ? 🔥
Kebutuhan keluarga ,kasur,Fashion Muslimah Terbaik ada disini
Kunjungi Toko Sunarta Berikhtiar

Dukung Kami 🙏

Kami berbagi informasi, pengetahuan dan pengalaman. Jika artikel ini bermanfaat, silakan dukung kami dengan donasi seikhlasnya ke:

BCA: 0152782819
a.n Sunarta

#Pompa 

# vakum

#alat lab




#AI

#Teknologi 

#zaman moderen

Mengingat Kembali Permainan Anak-Anak Tahun 70 - 80-an yang Penuh Kebahagiaan


Anak-anak zaman sekarang bermain HP. Anak-anak tahun 80-an bermain di tanah lapang, di halaman, di bawah pohon. Tidak perlu modal besar, yang penting ada teman, sudah bahagia seharian. Berikut jenis-jenis permainan legendaris yang mungkin sudah dilupakan.

1. Dakon / Congklak
Bahan: Papan kayu panjang dengan 14 lubang kecil dan 2 lubang besar di ujung sebagai lumbung, bijinya pakai biji sawo, biji nangka, atau kerang kecil.
Cara main: 2 orang berhadapan, biji dibagi rata 7 di tiap lubang. Jalan berputar memasukkan biji satu persatu. Siapa lumbungnya paling banyak, dia menang. Melatih berhitung dan strategi.

2. Bola Bekel
Bahan: 1 bola karet kecil dan 6-10 biji bekel dari kuningan berbentuk seperti cangkang keong.
Cara main: Bola dilempar ke atas, saat bola melayang harus ambil biji bekel sesuai tingkatan (1, 2, 3 sampai habis) lalu tangkap bola sebelum jatuh. Kalau gagal, ganti pemain. Ini permainan favorit anak perempuan.

3. Egrang
Bahan: 2 batang bambu panjang sekitar 2 meter, diberi pijakan dari kayu sekitar 30cm dari tanah.
Cara main: Naik di atas pijakan bambu dan berjalan sambil menjaga keseimbangan. Biasanya lomba balap egrang saat 17-an. Jatuh itu biasa, lucunya di situ.

4. Engklek / Taplak Gunung
Bahan: Kapur tulis untuk gambar kotak di tanah dan gacuk dari pecahan genteng atau batu pipih.
Cara main: Gambar 8-10 kotak, lempar gacuk ke kotak 1 sampai 10 tanpa keluar garis, lalu lompat dengan satu kaki mengambil gacuk kembali. Melatih keseimbangan.

5. Gobak Sodor
Bahan: Hanya kapur dan lapangan tanah.
Cara main: 2 tim, 5 vs 5. Satu tim jaga garis, satu tim berusaha menerobos sampai garis akhir tanpa tersentuh penjaga. Kalau tersentuh, ganti jaga. Butuh kecepatan dan kerjasama.

6. Kasti
Bahan: Bola kasti dan pemukul dari kayu.
Cara main: Mirip baseball kampung. Satu tim memukul, satu tim jaga. Kalau bola bisa dipukul jauh, pemukul lari ke pos-pos yang sudah ditentukan. Seru sekali kalau sore hari.

7. Mobil-mobilan dari Kulit Jeruk Bali dan Kulit Kelapa
Ini kreativitas luar biasa. Kulit jeruk bali yang tebal dibentuk jadi mobil truk-trukan, rodanya dari tutup botol atau sandal jepit bekas. Kalau mobil dari pelepah dan kulit kelapa, biasanya ditarik pakai tali. Bunyinya seret-seret di tanah tapi bangga karena buat sendiri.

8. Pesawat Terbang dari Kertas
Bahan: Kertas buku tulis bekas.
Cara main: Dilipat jadi pesawat, ujungnya kadang diberi lidi biar terbang lebih jauh. Lomba siapa paling jauh terbangnya.

9. Egrang Batok / Tempurung Kelapa
Bahan: 2 batok kelapa tua dilubangi tengahnya diberi tali.
Cara main: Kaki naik di atas batok, tali dipegang tangan sebagai kendali. Bunyinya tok-tok-tok kalau jalan di semen. Lebih susah dari egrang bambu karena licin.

10. Gasing / Gangsingan
Ini rajanya permainan adu skill.
- Gasing biji karet: Biji karet tua diberi lidi sebagai as, diputar pakai tangan.
- Gasing bambu: Ujung bambu kecil diraut lancip, diputar pakai tali.
- Gasing Paton / Panggal: Dari kayu bulat oval ujungnya dipaku. Cara main pakai tali yang dililitkan lalu dihentak. Adu lama berputar, siapa paling lama dia juara. Kadang diadu sampai gasing lawan mental.


Kalau tadi sudah ada dakon dan egrang, sekarang kita lanjutkan 3 mainan yang paling dirindukan dan hampir punah.

11. Peluit Tanah Liat Berbentuk Burung
Ini mainan seni.
Bahan: Tanah liat asli dari sawah atau kali, dibentuk menyerupai burung kecil, perutnya dilubangi kopong, ekornya jadi tempat tiup.
Cara buat: Setelah dibentuk burung, dijemur 2-3 hari sampai kering, lalu dibakar di perapian. Kalau sudah matang bunyinya nyaring.
Cara main: Diisi air sedikit di dalam perutnya, lalu ditiup dari ekornya. Bunyinya bukan hanya "prit" tapi "kruwuk-kruwuk" seperti burung berkicau karena ada airnya. Biasanya dijual pedagang keliling seharga 25 perak atau 50 perak. Anak-anak menggantungkan di leher pakai tali.

12. Otok-Otok / Othok-Othok
Mainan bunyi paling rame.
Bahan: Dari bilah bambu tipis yang dianyam bentuk kotak segi empat, di dalamnya ada kotak kecil tertutup kertas minyak, dan ada batang pemukul dari bambu kecil.
Cara main: Ada gagang putar di atasnya. Kalau gagangnya diputar, batang kecil di dalam akan memukul kertas "plak-plak" dan bunyinya jadi "otok-otok-otok" terus menerus. Semakin cepat putar, semakin cepat bunyinya. Ini biasanya untuk balita, tapi anak SD juga suka adu kencang putarannya. Tidak ada yang jual, semua bikin sendiri pakai pisau bambu.

13. Kapal-Kapalan / Kapal Otok-Otok Minyak
Ini mainan insinyur kampung.
Bahan: Kaleng bekas susu atau seng bekas yang dilipat jadi perahu panjang 15cm, di belakangnya diberi rumah-rumahan kecil dari kaleng. Bahan bakarnya minyak goreng bekas atau minyak tanah. Di dalam rumah-rumahan itu ada wadah kecil untuk minyak dan sumbu dari kain. Di bawahnya ada pipa kecil dari kaleng yang masuk ke air.
Cara main: Kapal ditaruh di baskom, ember, atau kubangan yang diisi air. Minyak diisi sedikit, sumbu dinyalakan pakai korek. Begitu panas, air di dalam pipa menyembur ke belakang "cess-cess" dan kapal jalan sendiri keliling baskom sambil bunyi "tok-tok-tok" karena uapnya. Ajaib, tanpa baterai bisa jalan sendiri! Kami dulu lomba kapal siapa paling jauh jalannya sampai minyaknya habis.

Penutup:
Lihat kek, anak tahun 70  - 80-an itu sebenarnya sudah belajar Fisika, Seni, dan Teknik tanpa sadar. Dari tanah liat belajar ukir, dari otok-otok belajar bunyi dan mekanik, dari kapal kaleng belajar tenaga uap.

Semua dari barang bekas: tanah, bambu, kaleng, minyak goreng. Tidak ada yang beli di mal, tapi bahagia dan kenangannya sampai tua tidak hilang.

Dulu semua permainan itu tidak dibeli, tapi dibuat sendiri. Dari situlah anak 70 - 80-an belajar kreatif, mandiri, dan sosial. Tidak ada yang main sendirian, semua harus ada teman.

Dari ketiga tambahan ini, mana yang kakek masih simpan atau pernah buat sendiri? Kalau peluit burungnya masih ada, itu sekarang jadi barang antik harganya mahal.

September 25, 2026

Kemenangan Timnas Indonesia 2-0 atas Singapura dengan 10 Pemain, Kecewa?


Laga perdana ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan penting.
Gambar hasil editan diambil dari Youtube  untuk kepentingan komentator

Pelatih John Herdman yang pernah mengantarkan Timnas Kanada melaju ke putaran Piala Dunia, tidak main-main dan tidak mau mengambil risiko. Ia menurunkan skuad termewah yang pernah dimiliki Timnas, full pemain naturalisasi. Tak satupun pemain lokal dimainkan di babak pertama.

Jalannya Pertandingan:

Memiliki pengalaman bermain di klub-klub luar negeri dan keunggulan postur tubuh, para punggawa Garuda langsung tampil menekan dan mendominasi permainan. Hasilnya, pada menit ke-14 Ragnar Oratmangoen berhasil menceploskan si kulit bundar ke gawang Singapura setelah menerima umpan silang mendatar. Ragnar yang muncul dari second line lolos dari penjagaan, dengan dingin memotong bola dan langsung menjebol gawang Singapura.

BACA JUGA ARTIKEL INJ : Persiapan pelatih John Herdman
Meskipun terus menekan dan tak sekalipun Singapura mampu menembus jantung pertahanan Indonesia, sayang sampai babak pertama kedudukan tidak berubah, 1-0 untuk keunggulan Indonesia.

Sumber: YouTube - Mengapa Indonesia tersingkir di AFF ?

Memasuki babak kedua, dominasi masih dikuasai pasukan Garuda. Namun Singapura mencoba memberikan perlawanan. Setidaknya ada satu tembakan keras mendatar yang cukup berbahaya mengarah ke gawang Indonesia oleh Song, pemain yang baru dimasukkan di babak kedua. Beruntung masih mampu ditangkap sempurna oleh Maarten Paes, penjaga gawang yang saat ini bermain untuk Ajax Belanda, sehingga gawang Indonesia masih aman.

Indonesia baru bisa menambah keunggulan pada menit ke-74 melalui titik putih oleh Ole Romeny. Penalti diberikan setelah salah satu pemain Singapura melakukan handball di dalam kotak penalti. Kejadian itu diawali dari tendangan bebas di luar kotak penalti akibat pelanggaran keras yang dilakukan Muhammad Taufan terhadap Mitchell Baker. Akibat pelanggaran tersebut, Taufan diganjar kartu merah setelah wasit melakukan review VAR.

Ole Romeny sukses mengecoh penjaga gawang Singapura dan menambah keunggulan menjadi 2-0.

Bermain dengan 10 pemain, para pemain Singapura justru bangkit dan melakukan serangan-serangan berbahaya dengan mengandalkan kecepatan. Akan tetapi sampai babak kedua berakhir kedudukan tidak berubah untuk keunggulan Indonesia.

Dengan hasil ini Indonesia memperoleh 3 poin dan untuk sementara menjadi runner-up di bawah Malaysia yang pada pertandingan sore harinya mampu mengalahkan Bangladesh dengan skor 3-0.

Selanjutnya, Indonesia dan Malaysia akan bertemu pada hari Senin, 28 September 2026, dan ini akan menjadi partai hidup-mati bagi kedua tim untuk memastikan siapa yang berpeluang menjadi juara grup dan membuka asa melaju ke babak Final.

Catatan Penting:

1. Minim Pemain Lokal. Pelatih John Herdman baru memasukkan 2 pemain lokal yaitu Rayhan Hannan dan Rizky Ridho menjelang akhir babak kedua. Ini jadi sorotan netizen.

2. Penampilan Mitchell Baker Belum Optimal. Pemain muda jangkung dengan tinggi 198 cm ini masih terlihat nervous. Padahal saat bermain bersama Timnas U-20 sangat ganas. Mungkin ini karena faktor usia yang masih muda dan bermain dengan pemain-pemain senior.

3. Stadion GBK Masih Banyak Kursi Kosong. Yang biasanya apabila Timnas bermain selalu penuh, kali ini agak lain. Apa sebabnya? Apakah karena harga tiket yang mahal, atau animo masyarakat terhadap turnamen baru ini yang belum tinggi?

Meski menang 2-0, rasa kecewa itu wajar kek. Menang atas 10 pemain harusnya bisa lebih dari 2 gol. Bagaimana menurut anda ?silahkan komen 

Mampukah John Herdman Persembahkan Piala Perdana FIFA ASEAN Cup 2026? Malam Ini Indonesia Melawan Singapura


Turnamen FIFA ASEAN Cup untuk pertama kali digelar pada tahun ini. Ini adalah sejarah baru bagi sepak bola Asia Tenggara karena untuk pertama kalinya FIFA secara resmi membuatkan turnamen khusus kawasan ASEAN dan masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday.

Kejuaraan ini melibatkan 11 negara Asia Tenggara ditambah 3 negara undangan yaitu Hong Kong, Bangladesh dan Pakistan, sehingga genap 14 negara terlibat.

Namun untuk menghindari ketimpangan kekuatan, maka dibuat 2 divisi yaitu:

Divisi 1 (Premier Division) yang digelar di Indonesia, dibagi menjadi 2 grup:
Grup A : Indonesia, Singapura, Bangladesh dan Malaysia.
Grup B : Thailand, Vietnam, Pakistan dan Filipina.

*Divisi 2 (Challenge Division) yang digelar di Hong Kong, juga dibagi menjadi 2 grup:*
Grup A : Laos, Hong Kong dan Brunei Darussalam
Grup B : Myanmar, Timor Leste dan Kamboja.

Sayangnya untuk Australia, meskipun terdaftar sebagai anggota AFF tetapi tidak dilibatkan karena terlalu tangguh. Padahal pada Kualifikasi Piala Asia U-20 beberapa waktu lalu, Timnas Indonesia mampu menyingkirkan Australia dengan skor 2-0.

Keunikan kejuaraan ini adalah tidak ada sistem semifinal. Jadi juara grup langsung bertemu untuk final dan runner-up memperebutkan juara 3, baik Divisi 1 maupun Divisi 2. Jadi Divisi 1 punya juara sendiri, Divisi 2 juga punya juara sendiri.

Untuk pertandingan perdana kemarin hari Kamis, 24 September 2026 telah dilaksanakan pertandingan dimana Laos berhasil mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor 2-1, sedangkan Myanmar mengalahkan Timor Leste dengan skor 2-0.

Untuk jadwal hari ini Jumat, 25 September 2026, Malaysia akan menghadapi Bangladesh sedangkan Indonesia akan melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno jam 20.00 WIB.

Mampukah John Herdman mempersembahkan piala untuk pertama kalinya?

Karena di samping diuntungkan sebagai tuan rumah, di Grup A Indonesia bisa dibilang sebagai favorit meskipun akan menghadapi hadangan yang cukup berat dari Malaysia dan Singapura. Mungkin untuk Bangladesh kalau dilihat dari peringkat FIFA yang berada di peringkat 183 memang jauh di bawah kita.

Mari kita dukung Timnas malam ini!

September 24, 2026

RESMI! Shin Tae Yong Jadi Pelatih Persija Jakarta 2026/2027, Misi Bawa Macan Kemayoran Juara Liga 1


Para pecinta Timnas Indonesia tentunya tidak asing lagi dengan nama Shin Tae Yong. Pelatih asal Korea Selatan yang satu ini pernah menjadi idola para penggemar sepak bola tanah air karena telah mampu memberikan harapan kemajuan sepak bola kita.

Kemampuannya meracik strategi modern, mengkombinasikan antara pemain senior dan pemain muda, juga antara pemain Naturalisasi dan lokal, kemudian kedisiplinan yang sangat tinggi dan pembentukan stamina fisik yang tidak mudah loyo, sehingga memberikan harapan untuk bisa berkiprah di Piala Dunia. Sayang dalam perjalanannya di Timnas Indonesia kontraknya diputus pada Januari 2025 dan dilakukan pergantian pelatih.

Kita tidak akan terlarut dalam masa lalu, tapi yang jelas kini Shin Tae Yong telah kembali ke Indonesia. Bukan untuk Timnas, akan tetapi untuk PERSIJA Jakarta. Kabar ini resmi diumumkan pada 8 Juni 2026 di Jakarta International Stadium.

Tentunya hal ini disambut gembira oleh The Jakmania. Rupanya kepercayaan tersebut tidak disia-siakan oleh Shin Tae Yong. Manajemen Persija di bawah Presiden Mohammad Prapanca menjelaskan bahwa pemilihan STY melalui diskusi internal yang sangat panjang sejak pekan ke-25 musim lalu karena target Persija musim depan sangat tinggi.

Kehadiran STY dinilai sebagai proyek jangka panjang, bukan hanya untuk satu musim. Pengalamannya selama di Korea Selatan bersama Seongnam FC dan Ulsan HD, serta sebagai Wakil Ketua Umum KFA, menjadi modal besar untuk membangun fondasi Persija yang kuat.

Dalam 3 laga perdana musim kompetisi PERSIJA mampu meraih kemenangan penuh,sehingga mengumpulkan 9 poin dan untuk sementara bertengger di posisi 3 klasemen  tentunya ini memberikan secercah harapan.

Apabila tren positif pramusim ini mampu dijaga, dengan materi pemain seperti Rizky Ridho yang sudah paham filosofi STY, tidak menutup kemungkinan Persija akan merajai kompetisi Super League Indonesia. 

Namun ada saja yang tidak suka dengan kehadirannya. Tentu saja Shin Tae Yong tidak akan mau ambil pusing dan akan tetap fokus kepada kepelatihannya untuk membawa Macan Kemayoran kembali menjadi juara yang sudah lama dinantikan.

Menurut Jakmania, apakah STY bisa bawa Persija juara musim depan?

#Jakmania
#PSSI
#Liga Indonesia
#Shin Tae Yong
#Persija

Dukung Kami 🙏

Kami berbagi informasi, pengetahuan dan pengalaman. Jika artikel ini bermanfaat, silakan dukung kami dengan donasi seikhlasnya ke:

BCA: 0152782819
a.n Sunarta

#pelatih Timnas

#Sepakbola Indonesis

September 23, 2026

UANG 50.000 dan 100.000 edisi bahan plastik masa Suharto dan Transisi kekuasaan

Ini artikel numismatik lengkap tentang uang plastik Indonesia era Presiden Soeharto.  yang asli 100% terbit di era Soeharto hanya Rp 50.000 Polymer. Sementara Rp 100.000 Polymer adalah edisi transisi setelah beliau lengser, tapi masih sangat terkait karena proyeknya disiapkan di akhir Orde Baru.


1. Rp 50.000 Polymer Edisi Soeharto 1993

Ini adalah uang plastik pertama Indonesia dan pertama yang bergambar Presiden Soeharto sebagai gambar utama.

Identitas & Sejarah:
Ini adalah Uang Penerbitan Khusus untuk memperingati 25 Tahun Pembangunan Jangka Panjang Tahap I (PELITA). Diterbitkan Maret 1993. Bukan untuk edar umum awalnya, dijual kepada kolektor dengan harga Rp 100.000 per lembar di atas nominalnya, tapi karena krisis moneter 1997-1998 stoknya akhirnya diedarkan untuk mengatasi kelangkaan uang kertas. 

Spesifikasi Numismatik:
- Nominal: Rp 50.000
- Tahun Emisi: 1993
- Ukuran: 151 x 65 mm (standar uang Rp 50.000 kertas)
- Berat:± 0,95 - 1,2 gram per bilyet
- Bahan: Polymer Biaxially Oriented Polypropylene (BOPP) substrat Guardian® yang diproduksi oleh Note Printing Australia (NPA). Bahan ini anti air, anti sobek dan lebih tahan lama 3-4x dari kertas kapas.
- Pencetak: Note Printing Australia, dicetak di Australia.
- Gambar Depan: Presiden Soeharto dengan latar belakang aktivitas pembangunan.
- Gambar Belakang: Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dengan pesawat Garuda Indonesia lepas landas.
- Tanda Tangan: Adrianus Mooy (Gubernur BI) dan Hasudungan Tampubolon (Direktur BI) untuk versi polymer. 

Fitur Pengaman:
Beda total dengan uang kertas. Tidak pakai watermark. Pakai Optically Variable Device (OVD) hologram,bergambar Soeharto di jendela transparan, dan benang pengaman holografis. Nomor seri selalu diawali prefix khusus, masyarakat mengenalnya sebagai seri Z / ZZ yang berurutan dari A sampai Z. 

Jumlah Cetak: Sangat terbatas, hanya 5 juta lembar saja untuk seluruh Indonesia, membuatnya jadi incaran kolektor tertinggi sampai sekarang.



TONTON VIDEO INI :  
 2. Rp 100.000 Polymer 1999

Sering dianggap era Soeharto karena persiapannya sejak 1998, tapi resmi terbit 1 November 1999 di era Presiden B.J. Habibie.

Spesifikasi Numismatik:
- Nominal: Rp 100.000
- Tahun Emisi: 1999
- Ukuran: 151 x 65 mm
- *Warna Dominan: Merah, coklat, hijau, kuning, biru dan oranye
- Bahan: Sama - BOPP Polymer Guardian®
- Pencetak: Note Printing Australia dan Note Printing Works Bank of Thailand
- Gambar Depan: Soekarno-Hatta dan teks Proklamasi
- Gambar Belakang: Gedung DPR/MPR RI Jakarta
- Tanda Tangan: Syahril Sabirin (Gubernur) dan Iwan R. Prawiranata
- Pengaman: Watermark Garuda Pancasila dan logo BI, benang pengaman, nomor fosfor yang menyala di UV 

Jumlah Cetak & Status: Dicetak dalam jumlah besar untuk menggantikan kebutuhan ATM, diperkirakan ratusan juta lembar. Ditarik dari peredaran 31 Desember 2008 berdasarkan PBI No.10/33/PBI/2008. 

Perbandingan Bahan: Kenapa polymer? Bahan BOPP tidak menyerap air dan kotoran, jadi lebih higienis. Untuk kolektor, perbedaan paling terasa adalah jika dilipat, uang polymer akan kembali lurus dan tidak meninggalkan bekas lipatan putih seperti kertas kapas.

Kalau kek punya yang Rp 50.000 tahun 1993 polymer itu, disimpan di plastik mika jangan di-staples ya, karena harga UNC (tidak pernah beredar) sekarang bisa Rp 500.000 - Rp 700.000 per lembar.

Dukung Kami 🙏

Kami berbagi informasi, pengetahuan dan pengalaman. Jika artikel ini bermanfaat, silakan dukung kami dengan donasi seikhlasnya ke:

BCA: 0152782819
a.n Sunarta

#cari uang #uang kuno #uang antik

POLYESTER,KESEHATAN,PENGOBATAN,SEPAKBOLA,CARA DAN TIP

Hasil ASEAN Cup 2026: Thailand Hancurkan Vietnam 2-0, Melaju ke Final!

ASEAN Cup 2026, Thailand vs Vietnam 2-0, Hasil ASEAN Cup, Thailand lolos final Hasil Akhir Thailand vs Vietnam 2-0: Gajah Perang Pastikan Ti...